June 30, 2026

Berita

Berita APPSBI

Kolaborasi KNPI dan APPSBI Banjarmasin Lestarikan Budaya lewat Kuntau Fest 2026

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Banjarmasin berkolaborasi dengan Asosiasi Pergururan Pencak Silat Budaya Indonesia (APPSBI) Kota Banjarmasin menggelar Acara Festival Kuntau (KNPI Kuntau Fest 2026) di Atrium Duta Mall 2 Banjarmasin, Minggu, 8 Juni 2026. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 97 pegiat seni Tradisional Kuntau dari berbagai kalangan dari 7 Kabupaten/Kota Se-Kalimantan Selatan.

Festival tersebut menghadirkan 5 kategori nomor yang dilombakan, yaitu Solo Pendekar Putra, Solo Pendekar Putri, Solo Pendekar Master, Duo Pendekar Putra, Duo Pendekar Putri, dan Kelompok Pendekar Campur. Para peserta yang merupakan pendekar Kuntau akan mewakili daerah masing-masing untuk tampil di tiap nomor yang dilombakan.

Ketua KNPI Kota Banjarmasin, Muhammad Ridho Akbar menyebut festival yang digelar ini menjadi wadah bagi pemuda pegiat seni tradisional kuntau untuk unjuk bakat. Menurutnya, acara ini juga menjadi bentuk kontribusi untuk memeriahkan rangkaian Hari Jadi (Harjad) ke-500 Tahun Kota Banjarmasin.

“Jadi acara hari ini, bentuk Kontribusi KNPI untuk memeriahkan acara 500 tahun (5 Abad) Kota Banjarmasin yang mana ini acara pertama, nanti akan ada acara-acara lagi yang akan kita kolaborasikan dengan pemerintah kota Banjarmasin,” ujar Ridho.

Ia mengatakan Antusias para pegiat seni tradisional di Banua sangat banyak terbukti dengan hadirnya puluhan peserta dari berbagai daerah. Menurutnya, festival ini tak hanya untuk mencari juara tetapi sebagai ajang pelestarian budaya khususnya di kalangan pemuda.

“Antusias hari ini sangat meriah ya, apalagi ini pertama kali di gelar di mall. saya sangat mengapresiasi karena tak hanya melestarikan budaya saja tetapi kita juga membina anak-anak muda di kalimantan selatan khususnya kota banjarmasin untuk terus melestarikan budaya kita,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil yang hadir menyaksikan festival mengapresasi langkah pemuda kota Banjarmasin untuk melestarikan budaya seni tradisional kuntau. Menurutnya, festival yang digelar di tempat umum ini juga menjadi magnet tersendiri agar para penunjung bisa ikut menikmati festival tersebut.

“Kami mengucapkan terimakasih ya kepada KNPI, ini luar biasa berani untuk maju dengan mengundang peserta dari berbagai daerah. Dan juga ini pelaksanaannya di mall di tempat ramai tentu pengunjung yang datang juga banyak yang menyaksikan festival,” ujar Kadisbudporapar Kota Banjarmasin.

Ia juga berharap hadirnya festival ini bisa menjadi langkah awal sebagai pelestarian budaya khas daerah banjar untuk dikenalkan di kalangan anak muda. Selain itu, pihaknya juga menegaskan akan terus melakukan pembinaan kepada pegiat seni kuntau agar bisa konsisten dalam melestarikan budaya.

Festival kuntau tersebut juga menjadi perhatian tersendiri bagi Pengurus APPSBI Provinsi Kalimantan Selatan yang hadir langsung menyaksikan acara tersebut. Wakil Ketua III APPSBI Provinsi Kalimantan Selatan, Yenny Frida Luntungan juga menyampaikan apresiasi karena festival ini bisa diikuti puluhan pegiat seni kuntau dari berbagai daerah.

“Kami sangat mengapresiasi ya kegiatan kolaborasi KNPI dengan APPSBI Kota Banjarmasin ini, karena bisa diikuti para pegiat seni kuntau pemula ya dari 7 kabupaten kota,” katanya.

Ia menyebut sebagian besar peserta yang ikut merupakan pemula yang memang harus diberi ruang untuk terus mengembangkan bakatnya. Ia berharap, melalui festival ini akan lahir banyak pegiat seni tradisional dari kalangan pemuda yang terus melestarikan budaya.

“Harapan kami kedepan, dengan adanya event-event untuk kelas pemula ini menjadi bibit awal untuk pembinaan APPSBI selanjutnya agar nanti tak hanya dikancah daerah saja tapi bisa di nasional bahkan internasional seperti jejak-jejak senior mereka sebelumnya,” ucapnya.